1. Karunia Schoolarship

Salah satu cita-cita yang terpatri dalam sanubari kami adalah melihat generasi selanjutnya “Mendapatkan Hak yang Sama” dalam hal pendidikan. Masih banyak adik-adik kita yang Yatim Piatu atau tinggal di daerah-daerah terpencil kesulitan biaya pendidikan. Alhasil, banyak yang putus sekolah dan akan berdampak pada masa depannya. Mari, saling berpegangan tangan untuk membantu pendidikan adik-adik kita. Tahap awal, kami tidak berpikir untuk kuantitas yang besar, tetapi lebih pada kwalitas pembinaannya.

2. Karunia Berdikari

Kemandirian Bangsa, bersumber dari kemandirian masyarakatnya. Kita melihat, saat ini banyak Saudara kita yang hidup di bawah garis kemiskinan. Sebagian dari mereka, tidak terlepas dari yang menempuh pendidikan formal menjadi pengangguran. Hal tersebut dikarenakan minimnya keahlian dan jiwa berwirausaha sebagai modal mencukupi kebutuhan hiidupnya. Kami bercita-cita untuk mulai mengajak masyarakat membangun industri rumahan. Harapannya, keahliaan yang akan menjadi sumber kemandirian untuk penopang ekonomi keluarga.

3. Karunia School

Ketika kita ingin membangun Indonesia, mulailah dari pendidikannya. Kami bercita-cita membangun Sekolah Gratis untuk siswa yang kurang mampu dan berprestasi. Sekolah yang akan menjadi tempat belajar tanpa dibatasi sekat-sekat status sosial dan fokus untuk menyelaraskan kecerdasan spiritual, emosi dan intelektual. Karunia School akan mencoba menggali bakat-bakat siswa untuk selanjutnya dikembangkan ke arah yang tepat demi kemajuan bangsa.

PENYALURAN PROGRAM

Program Karunia Schoolarship kami difokuskan untuk membantu biaya pendidikan setiap bulannya bagi anak-anak yatim piatu dan dhuafa serta bagi mereka yang berkebutuhan khusus. Saat ini penerima Karunia Scholarship berjumlah 141 anak yang terdiri dari:

  • Panti Asuhan Mafaza, Yogyakarta (60 siswa)
  • Himmatu Kecamatan Bambanglipuro, Bantul, Yogyakarta (61 siswa)
  • Panti Asuhan Bina Siwi, Bantul, Yogyakarta (20 siswa)
Leave a reply