Karunia Scholarship #April 2012

Rasul menyuruh kita mencintai anak yatim

Rasul menyuruh kita mengasihi orang miskin

Dunia penuh dengan orang yang malang

Mari kawan kita bagi cahaya matahari

Mari kawan kita bagi cahaya bulan

(Bimbo, Rasul Menyuruh Mencintai Anak Yatim)

 

Petikan lirik lagu di atas mengingatkan kita akan indahnya Islam. Islam membingkai perbedaan kondisi ekonomi masyarkat dalam sebuah ikatan persaudaraan dan kesetiakawanan. Harta dan kedudukan layaknya air yang turun dari langit. Allah SWT membagi sesuai dengan kehendak Nya, hingga tampak bagi kita daerah yang subur dengan kekayaan airnya  sementara daerah lain gersang dan tandus. Islam mengajarkan bagaimana yang kaya sumber air mendustribusikan keberlimpahannya ke daerah yang kekurangan air. Air yang dibagi tidak menjadikannya habis, justru kebermanfaatan air akan dirasakan daerah tandus sebagai bentuk kasih sayang dan tulusnya persaudaraan. Kawan, daerah tandus yang tampak kering, gersang, layu dan tidak ada harapan ternyata menyimpan benih-benih doa. Benih doa yang secara ikhlas deberikan agar bersemai, tumbuh, dan berbuah manis di kebun-kebun daerah subur. Semakin kayalah daerah subur, sejahteralah daerah tandus. Subhanallah indahnya Islam…

Sebaliknya, apa yang terjadi ketika air dari langit itu menggenang kawan? Yang pasti ia akan menjadi sarang penyakit hati, bau busuk kekikiran, dan menjadi banjir keserakahan yang siap menenggelamkan kebun-kebun subur itu.

 

Sahabat Taman Karunia…

Sabtu 7 April 2012, kami menyaksikan senyum kebahagiaan tampak terpancar dari saudara kita di Panti Asuhan Mafaza, Yogyakarta. Mereka bergantian menyalami kami dengan penuh keceriaan sembari menarik tangan kami untuk bergabung dengan kawan-kawan lainnya di ruang belakang. Ternyata semua sedang berkumpul, duduk melingkar dengan khusuk melafadzkan ayat demi ayat Al Quran.

Selanjutnya kami berdiskusi dengan Mas Andri Efriadi, yang menurut kami pribadi luar biasa. Hidup dengan kesederhanaan tetapi kaya akan nilai pengabdian. Dibawah asuhannya, santri di Mafaza merasakan kenyamaan dan persaudaraan seperti tinggal di rumah sendiri. Hidup berdampingan dan saling membantu. Lelaki yang berprofesi sebagai guru di MAN Lab UIN Yogyakarta bercerita seputar kesehariaan di Mafaza. Berkaitan dengan biaya, setiap bulannya kurang lebih dibutuhkan 19 juta untuk biaya makan, listrik, air dan biaya pendidikan 30 anak.

 

Kemudian untuk pendidikan 20 anak yang saat ini sedang bersekolah di MAN Lab UIN Yogyakarta, setiap bulannya kurang lebih dibutuhkan Rp 100.000/anak. Sehingga total per bulan dibutuhkan biaya sejumlah Rp 2.000.000 untuk 20 anak. Pada ranah inilah Taman Karunia fokus memberikan bantuan berupa Karunia Scholarship setiap bulannya. Dan atas izin Allah dengan bantuan para Sahabat Taman Karunia, biaya pendidikan 20 sahabat kita di Mafaza setiap bulannya dapat kita bantu. Alhamdulillah, donasi untuk Karunia Scholarship bulan Maret terkumpul sejumlah Rp 3.150.000.

 

Berikut ini Sahabat Taman Karunia yang telah memberikan donasi pada bulan Maret 2012.

  1. Sahabat TK051120110021 : Rp 000
  2. Sahabat TK120320120028 : Rp 000
  3. Sahabat TK151120110015 : Rp 000
  4. Sahabat TK171120110016: Rp 000
  5. Sahabat TK060220120026: Rp 000
  6. Sahabat TK141120110006 : Rp   000
  7. Sahabat TK101120110001: Rp 1.250.000
  8. Sahabat TK080220120027: Rp 000
  9. Sahabat TK300320120029: Rp 000
  10. Sahabat TK051220110019 : Rp 000

TOTAL DONASI                     : Rp 3.150.000

Kami ucapkan terimakasih kepada segenap Sahabat TK atas kepercayaannya kepada Taman Karunia untuk mengelola “Gerakan Amal Kolektif” ini. Semoga Allah yang Maha Kuasa dan Maha Pemberi Rezeki memberikan kebaikan yang berlipat kepada Sahabat TK semua.

Tidak lupa, kami mengajak segenap Sahabat TK yang lainnya untuk bersama-sama bergabung dalam “Gerakan Amal Kolektif” ini.

 

admin

Related Posts
Leave a reply